Categories
Uncategorized

Prospek Ternak Kambing di Era Kini

Prospek Ternak Kambing

Kambing adalah salah satu hewan yang mudah ditemui. Sayangnya, aroma hewan satu ini tidaklah enak.
Di sisi lain, permintaan hewan ini tidak pernah sepi, khususnya di hari-hari tertentu, seperti Hari Raya Idul Adha.

Tak heran bila prospek ternak kambing bisa menjadi salah satu ladang berair untuk Anda.

Terdapat beberapa profit yang bisa Anda temukan dari bisnis ini di antaranya:

Waktu Panen yang Relatif Singkat

Kunci dari beternak kambing adalah telaten, karena metode merawatnya sulit-sulit mudah. Bisnis ini akan semakin mudah bila dilaksanakan di pedesaan.

Dengan masa panen setahun dengan lima indukan (2 jantan dan 3 betina) Anda bisa memanen sampai 25 ekor.

Bercita Rasa Khas dan Padat Nutrisi

Di tengah menjamurnya bisnis food and beverage, permintaan akan kambing terus melonjak.

Sate, gulai, rendang, adalah segelintir makanan favorit yang berbahan dasar kambing.

Dengan kandungan protein, lemak, dan kalori, daging kambing yang disantap layak undang-undang betul-betul baik untuk tubuh.

Selain daging, susu domba bisa menjadi alternatif karena kaya akan protein, lemak, kalsium, vitamin A, dan B rumit yang hampir sepadan dengan ASI.
Gampang Dijual dan Tak Membutuhkan Modal Banyak
Kambing adalah komoditi yang mudah diperjualbelikan. Pembeli tidak segan mendatangi peternakan Anda untuk memilih sendiri.

Tak perlu modal besar untuk mengawalinya. Dengan 4 sampai 5 ekor, Anda bisa menerima hasil yang layak asalkan dirawat dengan baik.
Pola perkembangbiakannya relatif cepat, sehingga bisa menjadi pertimbangan untuk berinvestasi di bisnis ini.
Kambing memiliki energi jual sepanjang tahun serta mewujudkan beberapa si kecil yang mudah beradaptasi.

Kandang yang Nyaman


Kandang kambing bisa dibuat dengan sederhana, karena kambing bisa diizinkan bebas dengan metode digembala.
Desain kandang dibuat panggung dengan kolong setinggi 1 meter yang diberi terpal supaya kotoran tidak mencemari tanah.
Usahakan terpal tersebut mudah dibersihkan atau tersambung dengan daerah pembuangan kotoran.
Pertimbangkan pula luas kandang dengan jumlah kambing di dalamnya. Idealnya, jarak kandang dan perumahan minimal 10 meter supaya tidak mengganggu.
Pembibitan Kambing
Ciri-ciri kambing yang bisa dibuat benih adalah:
Berumur 8 sampai 12 bulan.
Mempunyai bulu bersih mengkilap.
Garis pinggang dan punggung lurus.
Tak cacat, tidak buta, serta memiliki hidung dan anus yang bersih.

Pakan Berkwalitas


Macam makanan betul-betul berakibat terhadap kualitas panen nantinya.
Umumnya, makanan kambing adalah rumput dan daun-daunan yang sudah dijemur 2-3 jam.
Untuk mengembangkan tumbuh kembang kambing, diperlukan makanan konsentrat seperti bekatul, ampas tahu, atau singkong cacah yang layak untuk pelaksanaan penggemukan karena kaya gizi.
Pemberian dua macam makanan ini seharusnya dilaksanakan dengan sepadan karena pencernaan kambing berfungsi lebih baik untuk tanaman.

Kasih 2x makan, pukul 08.00 pagi dan pukul 15.00 sore. Untuk meningkatkan kualitas, suntikan juga vitamin.

Categories
Uncategorized

Pemanfaatan Berbagai Sumber Pupuk Kandang Dalam Budidaya Cabai Merah

Manfaat Pupuk Kandang Dalam Budidaya Cabai Merah Di Yogyakarta

Pelatihan Ternak Kambing |Cabai merah (Capsicum annuum L.) merupakan salah satu jenis sayuran yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Cabai mengandung berbagai macam senyawa yang berguna bagi kesehatan manusia. Benidiktus (2010) melaporkan cabai mengandung antioksidan yang berfungsi untuk menjaga tubuh dari serangan radikal bebas. Selain itu Cabai juga mengandung Las paraginase dan Capsaicin yang berperan sebagai zat anti kanker (BPPTP, 2008).

Dengan begitu banyaknya manfaat dan kegunaan dari cabai merah menyebabkan permintaan cabai merah selalu meningkat sejalan dengan berkembangnya industri makanan baik dalam skala kecil,menengah, maupun skala besar yang memerlukan cabai merah sebagai bahan baku. Selain itu permintaan cabai merah segar guna memenuhi kebutuhan rumah tangga juga terus meningkat seiring dengan pertambahan jumlah penduduk di Indonesia.

Menurut Altieri (2000) dalam Nabila (2011), pupuk kimia anorganik secara tempor telah me- ningkatkan hasil pertanian, tetapi keuntungan hasil panen akhirnya berkurang banyak dengan adanya penggunaan pupuk ini karena timbulnya degradasi (pencemaran) lingkungan pada lahan pertanian. Alasan utama kenapa pupuk anorganik menimbulkan pencemaran pada tanah karena dalam prakteknya banyak kandungan yang terbuang.

Penggunaan pupuk kimia anorganik yang terus-menerus akan mempercepat habisnya zat-zat organik, merusak keseimbangan zat-zat makanan di dalam tanah, sehingga menimbulkan berbagai penyakit tanaman. Disamping itu harga dari pupuk anorganik dipasaran juga sangat mahal sehingga sangat memberatkan petani yang akhirnya berujung pada tingginya biaya produksi.

Pupuk Organik

Pupuk organik sangat bermanfaat bagi peningkatan produksi pertanian baik kualitas maupun kuantitas, mengurangi pencemaran lingkungan, dan meningkatkan kualitas lahan secara berkelanjutan. Penggunaan pupuk organik dalam jangka panjang dapat meningkatkan produktivitas lahan dan dapat mencegah degradasi lahan. Disamping itu, dengan pemberian pupuk organik dalam jangka panjang mampu meningkatkan kandungan humus di dalam tanah.

Dengan adanya humus tersebut air akan banyak terserap dan masuk ke dalam tanah, sehingga kemungkinan untuk terjadinya pengikisan tanah dan unsur hara yang ada di dalam tanah sangat kecil. Pupuk organik juga memiliki fungsi kimia yang penting seperti penyediaan hara makro (nitrogen, fosfor, kalium, kalsium, magnesium, dan sulfur) dan hara mikro seperti zink, tembaga, kobalt, barium, mangan, dan besi meskipun dalam jumlah yang kecil, meningkatkan kapasitas tukar kation tanah, dan membentuk senyawa kompleks dengan ion logam yang meracuni tanaman seperti aluminium, besi, dan mangan (Benny, 2010).

Jenis dari pupuk organik adalah pupuk kandang, pupuk kandang adalah pupuk yang berasal dari kotoran hewan. Hewan yang kotorannya sering digunakan untuk pupuk kandang adalah hewan yang bisa dipelihara oleh masyarakat, seperti kotoran sapi, kambing, dan ayam. Kandungan unsur hara dari ketiga jenis hewan ini pun berbeda-beda, sapi memiliki kandungan Nitrogen sebesar 0,4%, Phospor 0,2%, dan Kalium 0,1%.

Sedangkan kambing memiliki kandungan Nitrogen sebesar 0,6%, Phospor 0,3%, dan Kalium 0,17%, serta ayam memiliki kandungan Nitrogen sebesar 1%, Phospor 0,8%, dan Kalium 0,4%. Perbedaan kandungan unsur hara ini disebabkan oleh beberapa faktor yakni jenis hewan, jenis makanan yang diberikan serta umur dari ternak itu sendiri (Tohari, 2009).

Pupuk Kandang Dari Kotoran Hewan

Beberapa alasan dari penggunaan pupuk kandang yang berasal dari kotoran sapi, kambing dan ayam sebagai pengganti pupuk kimia dikarenakan bahannya mudah diperoleh, mempunyai kandungan unsur hara Nitrogen yang tinggi, dan merupakan jenis pupuk panas yang artinya adalah pupuk yang penguraiannya dilakukan oleh jasad renik tanah berjalan dengan cepat, sehingga unsur hara yang terkandung di dalam pupuk kandang tersebut dapat dengan cepat di- manfaatkan oleh tanaman dalam pertumbuhan dan perkembangannya.

Selain manfaat dari pupuk kandang, ketersedian bahan baku pupuk kandang (kotoran ternak) yang terus ada sangat memudahkan para petani untuk mendapatkannya. Menurut Dedi (2011), dalam sehari seekor sapi bisa menghasilkan kotoran sebanyak 5,5 kg dan dalam sebulan akan menghasilkan 165 kg. Sugiharto (2008) menyebutkan bahwa seekor kambing bisa menghasilkan 0,25 kg/hari atau 7,5 kg/bulan, sedan- gkan seekor ayam dalam sehari dapat menghasilkan 1,48 gr atau 0,45 kg/bulan. Selain bahan baku yang mudah didapat, harga dari pupuk kandang relative lebih murah dan terjangkau bagi kalangan petani.

Menurut Mariono, dkk (2012), penggunaan pupuk kandang ayam 14 ton/hektar bisa me- ningkatkan berat segar brangkasan tanaman cabai merah mencapai 389,20 g dan berat kering brangkasan mencapai 108,57 g. Sementara itu Sumarni et al. (2010) menyatakan bahwa pada takaran dosis pupuk kandang (pupuk kandang ayam dan sapi) yang sama yakni 20 ton/hektar pada jenis tanah Andisol, pertumbuhan dan ha- sil tanaman cabai merah yang diberikan pupuk kandang ayam lebih baik dibandingkan dengan pertumbuhan dan hasil dari tanaman cabai merah yang diberi pupuk kandang sapi.

Untuk itu perlu dilakukan penelitian terha- dap jenis tanah yang berbeda yang dalam penelitian ini menggunakan jenis tanah berpasir dan menentukan jenis pupuk kandang yang terbaik bagi pertumbuhan dan hasil dari tanaman cabai merah pada jenis tanah berpasir. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menetapkan sumber pupuk kandang sebagai sumber N yang terbaik bagi pertumbuhan dan hasil tanaman cabai merah, sehingga nantinya diharapkan penelitian ini dapat menjadi rekomendasi bagi para pertani cabai merah dalam memilih jenis pupuk kandang.